Blog dan Website


Apa itu blog ?

Ada beberapa pemahaman tentang istilah blog yang saya ambil dari berbagai sumber, diantaranya :
  • Blog adalah sebuah situs web diskusi atau informasi yang diterbitkan di world wide web (www) yang terdiri dari entri teks (posting) diskrit dan sering kali informal bergaya buku harian.
  • Blog adalah website berupa media online yang berisi konten dalam bentuk artikel, video, dan foto yang dikelola oleh seorang blogger atau beberapa penulis sekaligus.
  • Blog merupakan kependekan dari “Weblog” yang berarti salah satu jenis website atau jurnal online yang memuat tampilan informasi dari berbagai sumber serta memuat konten seperti artikel, teks, foto, video, dan link (tautan).
  • Blog adalah website yang mengandung konten personal dalam bentuk artikel, foto, video, dan link ke website lain yang disediakan oleh penulis blog. Contohnya: blog pribadi, blog profesional, blog bisnis (content marketing).
  • Blog adalah website atau jurnal online yang memuat beragam informasi, seperti artikel, foto, atau video, yang selalu diperbarui secara rutin.
  • Blog adalah media online yang memuat konten berupa artikel, video, dan foto dan fokusnya ke satu bidang tertentu. Bisa lifestyle, finance, teknologi, dan sebagainya. Biasanya, konten blog di-update secara berkala.

Kemudian muncul istilah blogging yang bisa bermakna melakukan aktivitas atau kegiatan blog, meliputi mengelola, menulis dan mengedit, membagikan artikel, membagikan foto ataupun video dan sebagainya. kemudahan dalam blogging adalah blog dapat dikelola secara personal maupun kelompok blogger. Blogger adalah orang-orang dengan ketertarikan pada dunia blogging, yaitu dengan cara mengeluarkan ide dan gagasan yang dituangkan dalam tulisan-tulisan artikel di media blog.

Apa Itu Website ?
Website adalah kumpulan halaman web yang berada dalam satu domain tertentu dan bisa Anda akses lewat internet. Contohnya: Google.com, Facebook.com, Niagahoster.co.id, dll.
Umumnya, website berisi informasi umum yang paling sering dilihat orang. Semisal: beranda, profil, halaman produk, kontak, dll.

Lalu apa bedanya blog dengan website ?

Blog
Blog adalah salah satu jenis website yang berisi konten artikel berupa opini, pengalaman, dan informasi pengetahuan. Blog biasanya bersifat dinamis yang kontennya perlu ditambah dan di-update secara berkala. Bisa dikatakan, konten blog adalah nyawa yang menentukan sukses atau tidaknya blog. Sementara dari segi kepemilikannya, blog banyak dimiliki oleh perseorangan. Namun, blog juga dimiliki oleh bisnis, perusahaan, dan lembaga untuk promosi dan strategi pemasaran.

Website
Website adalah kumpulan halaman online yang dapat diakses menggunakan internet lewat alamat domain tertentu. Website biasanya berisi suatu informasi mengenai produk atau layanan. Karena mayoritas berisi informasi produk atau layanan, website biasanya juga bersifat statis. Artinya, dari sisi desain dan kontennya tidak perlu terlalu sering untuk di-update. Dari segi kepemilikannya, website biasanya digunakan untuk keperluan organisasi, sekolah, lembaga, toko online, bisnis, dan sejenisnya.



Ada beberapa perbedaan blog dengan website dari berbagai aspek :

1. Tujuan Pengelola Platform
Pertama, tujuan pengelola blog dan website itu berbeda. Berikut masing-masing penjelasannya:

Mengapa orang membuat blog?
  • Secara garis besar, orang membuat blog untuk:
  • Menjangkau target audiens yang relevan. Misalnya, yang sesuai niche atau topik blog, demografi tertentu, dll;
  • Menjaring traffic dengan menerapkan Search Engine Optimization (SEO)
  • Mendapatkan leads yang berkualitas.

Contoh-contoh penggunaan blog misalnya:
  • Penggunaan pribadi: menuangkan opini personal tentang suatu topik;
  • Bisnis: memberikan info mendetail tentang produk/layanan. Berupa tutorial, user story, dlll;
  • Berita/informasi: membagikan informasi terbaru tentang perusahaan dan produk;
  • SEO: mendongkrak ranking situs supaya menjadi TOP 1 di Google;
  • Interaksi: menjalin koneksi dengan visitor/pembaca blog;
  • Konversi: melalui konten mengajak pembaca blog untuk bertransaksi.

Mengapa orang membuat website?

Lain dengan blog, fungsi website bukan untuk berkomunikasi dengan audiens. Melainkan, meningkatkan kepercayaan calon pelanggan. Caranya dengan:
  • Memperluas brand awareness dengan menjaring trafik organik, misalnya;
  • Melakukan digital marketing untuk meningkatkan keberhasilan strategi bisnis;
  • Menyediakan informasi lengkap seputar bisnis. Mulai dari halaman profil perusahaan, katalog produk, dll.

Contoh penerapan website misalnya:
  • Branding: memperkuat identitas individu/perusahaan;
  • Bisnis: menampilkan profil perusahaan, katalog produk, dan informasi pendukung lainnya;
  • Berita/informasi: membagikan informasi terbaru tentang perusahaan dan produk;
  • Promosi: menjangkau target pasar secara digital;
  • Konversi: mengajak target audiens untuk bertransaksi.

Jadi bisa Anda simpulkan, arah komunikasi website itu searah, sedangkan blog dua arah. Website cocok untuk mengejar branding dan transaksi, beda dengan blog yang mampu menjangkau audiens secara lebih komunikatif. Artinya, meski berbeda, keduanya bisa saling bekerjasama.

2. Isi Konten
Beda website dan blog selanjutnya, topik dan tujuan konten.
Blog biasanya berisi konten-konten yang relevan untuk pembacanya. Bentuknya bisa bermacam-macam, tergantung niche dan siapa pemiliknya. Misalnya, artikel, video, hingga podcast dengan tema tertentu. Seringkali juga, isi konten blog adalah pengalaman, opini, dan aktivitas pribadi si blogger. Sedangkan kalau itu blog perusahaan, kontennya pasti membahas hal-hal yang berhubungan atau mendukung bisnisnya. Oleh sebab itu, konten-konten blog butuh digenjot dengan teknik SEO. Sehingga, kontennya lebih mudah ditemukan lewat mesin pencari.
Sedangkan konten website, umumnya berisi informasi spesifik tentang produk atau layanan perusahaan. Misalnya: sejarah, alamat, produk, kontak perusahaan. Karena kata kunci utama konten website adalah nama perusahaan dan kata kunci yang berhubungan dengan produk atau layanan, optimasi SEO-nya punya trik tersendiri.

3. Arah Komunikasi
Arah komunikasi juga menjadi perbedaan blog dan website. Blog cenderung lebih interaktif, sedangkan website bersifat satu arah. Di blog, pembaca Anda bisa meninggalkan komentar di setiap konten. Anda pun juga bisa membalasnya, begitu juga orang lain. Artinya, ruang diskusi di blog memang lebih luas.
Namun, lain dengan website. Alih-alih kolom komentar, sebagian besar lebih memilih menyediakan form kontak, live chat, atau langsung mengarahkan pengunjung ke sosial media atau nomor tertentu.
Bukan tanpa alasan, website memang fokusnya ke transaksi. Jadi ketika ada prospek, si pengelola website berharap bisa berkomunikasi secara langsung ke yang bersangkutan.

4. Gaya Bahasa
Perbedaan blog dan website yang lazim Anda temui, gaya bahasa. Kalau Anda perhatikan, blog seringkali menggunakan bahasa yang santai. Karena tujuannya memang untuk berkomunikasi dengan target audiens, personanya pun jelas. Jadi, isi kontennya mudah dinikmati dan dipahami. Ini beda dengan website yang lebih profesional dan formal. Alasannya, target audiens website lebih umum. Oleh sebab itu, bahasanya pun dibuat lebih formal dan to the point agar pesannya langsung sampai.

5. Intensitas Rilis dan Update Konten
Intensitas update blog dan website jelas berbeda. Karena blog fokus kepada konten, intensitas update-nya pun lebih sering. Bisa setiap hari malahan. Dan selang waktu tertentu, blogger akan memperbarui kontennya supaya infonya tetap update. Lebih statis daripada blog, website cenderung jarang merilis dan meng-update konten. Hanya saat dibutuhkan saja, semisal ada perubahan informasi produk/layanan, rilis fitur baru, dsb.

6. Tujuan Berlangganan
Masih berhubungan dengan konten, perbedaan blog dan website berikutnya: tujuan berlangganan. Berhubung blog cukup rajin merilis konten baru, para blogger seringkali memasang fitur berlangganan alias RSS Feed. Fitur ini memungkinkan subscriber blogger menerima notifikasi setiap ada konten baru.
Di website pun Anda bisa menemukan tombol subscribe. Bedanya, biasanya fungsinya agar pengunjung mendapat newsletter seputar produk/layanan. Entah itu info promo, katalog produk terbaru, update fitur, dll.

7. Pembagian Kategori
Bedanya website dan blog yang cukup mencolok yaitu pada pembagian kategorinya. Blog lebih mengarah ke topik konten, sedangkan website fokus ke produk/layanan.
Begini penjelasannya.
Saat Anda mampir ke blog, seringkali si blogger membuat pembagian berdasarkan topiknya. Gita Savitri, misalnya, membagi kategori blognya menjadi: Daily Life, Thoughts, Travel, dll.
Ketika itu blog perusahaan pun, pembagian kategorinya juga tetap berdasarkan topik. Seperti Blog Niagahoster yang menyajikan kategori Tutorial, Digital Marketing, Web Development, dsb. Tentunya, itu lain dengan website yang membagi konten berdasarkan produk atau layanannya.

8. Pengelola
Perbedaan blog dan website yang terakhir, pengelola. Biasanya, blog dikelola oleh seorang atau beberapa penulis. Penulis ini biasanya dijuluki blogger.
Sedangkan website, umumnya dipegang oleh seorang profesional atau perusahaan tertentu. Yang di sana, punya tim khusus seperti developer, copywriter, web designer, dan sebagainya. Meski begitu, banyak juga website yang dimiliki perorangan. Misalnya, web portfolio. Sama halnya dengan blog yang juga bisa dimiliki oleh perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar